Beranda HOT NEWS Film “Spotlight” Gambaran Ideal Jurnalis Independen

Film “Spotlight” Gambaran Ideal Jurnalis Independen

Tugas utama seorang jurnalis adalah demi kepentingan publik dan bersikap independen dalam pemberitaan. Dalam konteks jurnalisme di Amerika Serikat (AS), misalnya berita-berita investigatif dinilai memenuhi gambaran ideal kepentingan publik di media massa dan karakter jurnalis yang independen.

Film ini berdasarkan kisah nyata tim jurnalis investigasi “Spotlight” di surat kabar The Boston Globe, yang mengangkat laporan investigatif tentang pelecehan seksual di Boston yang dilakukan sejumlah pastur terhadap anak laki-laki, patut dijadikan pembelajaran bagi jurnalis-jurnalis di Indonesia.

“Apa yang digambarkan dalam film itu adalah tugas jurnalis yang ideal, karena berani mengungkapkan isu-isu yang sensitif, tanpa berkesan menghakimi dan memberikan ruang bagi para korban untuk menyuarakan suaranya,” kata Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan, Agoez Perdana, di hadapan para peserta “Movie Screening Spotlight”, yang diadakan di EV Hive at Clapham, Medan, Selasa (6/3/2018).

Acara tersebut adalah program yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal AS untuk Sumatera bekerjasama dengan AJI Medan, sebagai perwujudan komunikasi sosial antara Pemerintah AS dengan masyarakat Indonesia. Hadir dalam acara itu Marketing Executive Spotlight Ashley Hasz, dan Konsul Jenderal AS untuk Sumatera, Juha P. Salin.

Spotlight adalah film drama biografi kriminal Amerika Serikat yang disutradarai oleh Tom McCarthy dan diproduseri oleh Blye Pagon Faust, Steve Golin, Nicole Rocklin dan Michael Sugar.

Film ini diganjar Pulitzer Prize for Public Service pada tahun 2003. Naskah film ini ditulis oleh Tom McCarthy dan Josh Singer, dan dibintangi oleh Mark Ruffalo, Michael Keaton, Rachel McAdams, John Slattery, Brian d’Arcy James dan Liev Schreiber sebagai anggota tim jurnalis investigasi “Spotlight”.

Komentar Via Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here