Home » INSPIRASI » Merasakan Eksotisme Berbuka Puasa Di Masjid

Merasakan Eksotisme Berbuka Puasa Di Masjid

Setiap bulan ramadhan saya mempunya kebiasaan yang mungkin ‘tidak biasa’, apakah itu? Saya suka berbuka puasa di Masjid, hehehe… Bukan cuma di satu Masjid, tapi keliling mengunjungi Masjid yang berbeda. Walau tidak bisa setiap hari berbuka puasa di Masjid, tapi setidaknya setiap ada kesempatan berbuka puasa di Masjid pasti kesempatan itu tidak pernah saya lewatkan.

Mungkin banyak orang yang ‘gengsi’ untuk berbuka puasa di Masjid, namun yang perlu saya tekankan adalah lepaskan rasa gengsi anda tersebut, lepaskan status anda, apakah anda seorang Direktur, Manager, Jenderal, Pedagang Kaki Lima, atau sekedar Musafir yang  singgah berbuka puasa di Masjid.

Berbuka puasa di Masjid esensinya adalah  untuk merasakan atmosfir puasa sesungguhnya, coba rasakan bedanya ketika anda buka puasa di rumah atau di café, dengan di Masjid. Walau hanya sekedar berbuka puasa dengan kurma atau teh manis, pasti anda akan mengerti apa yang saya maksudkan. Berbuka puasa di Masjid berarti anda membatalkan puasa dengan makan dan minum bersama-sama jamaah Masjid yang lain, tentu setelahnya tak lupa menunaikan ibadah sholat Maghrib.

Bagi saya, berbuka puasa di Masjid jadi sebuah kegiatan wisata rohani. Tak jarang saya memang sengaja mendatangi Masjid-Masjid tertentu yang jauh dari tempat tinggal saya hanya untuk merasakan atmosfir Ramadhan serta mencicipi hidangan yang disediakan, sambil menikmati keindahan arsitektur Masjid tersebut.

Ada beberapa Masjid di kota saya, Medan, yang terkenal dengan hidangan buka puasanya yang ‘melegenda’, misalnya seperti hidangan di Majid Raya Al-Mashun, di Jl Sisingamangaraja; yaitu bubur pedas yang konon telah dihidangkan sejak ratusan tahun lalu dengan menu dan bumbu yang masih asli oleh pengelola Masjid.

Selepas Ashar, banyak orang sudah mengantri untuk mendapat jatah bubur pedas yang dimasak oleh pengelola Masjid terkadang hingga puluhan bahkan ratusan kilogram perharinya. Mereka yang mengantri untuk mendapat seporsi atau serantang bubur pedas di Masjid berarsitektur indah, peninggalan kesultanan Deli di Medan itu. Biasanya menjelang Maghrib bubur sudah habis, sehingga saran saya jika anda ingin menikmati bubur pedas Masjid Raya yang melegenda itu, datanglah lebih awal selepas Ashar.

Masjid lainnya di Medan, yang menyediakan hidangan berbuka puasa yang patut anda coba, adalah Masjid Agung di Jl Diponegoro. Di Masjid ini pengelola Masjid biasanya menyajikan bubur hangat yang lezat berikut kue-kue, serta teh manis. Setiap hari banyak orang yang berbuka puasa di Masjid ini.

Jika anda melintasi Jl Serdang, singgahlah di Masjid Perjuangan 45. Masjid ini juga menyediakan hidangan berbuka puasa yang lezat, mulai kue-kue, kolak durian, hingga teh manis dan syrup. Di depan pelataran Masjid ini juga banyak berjajar penjual makanan dan minuman bukaan puasa.

Jika sempat, mengunjungi Masjid Raya Al-Othmani di Medan Labuhan, Masjid berarsitektur Melayu yang juga merupakan peninggalan kesultanan Deli yang indah ini, juga ramai setiap harinya dikunjungi oleh orang-orang yang akan berbuka puasa. Hidangan utamanya hampir sama seperti di Masjid Raya Al-Mashun, yaitu bubur pedas khas Melayu.

Dan tak sah rasanya jika tak mencoba hidangan buka puasa di Masjid Jamik yang berlokasi di belakang Stadion Teladan berdekatan dengan kampus UISU, ITM, dan UMSU. Kalau di Masjid ini setiap hari ramai dikunjungi terutama oleh anak-anak kost. Hidangan di Masjid ini juga enak-enak, mulai donat, roti, kolak, dan berbagai macam minuman segar.

Beringsut ke Jl Abdullah Lubis, ada Masjid Al-Jihad, yang ramai setiap harinya dikunjungi orang dari berbagai kalangan untuk berbuka puasa. Hidangan di Masjid ini juga tak kalah lezat, dihidangkan setiap harinya oleh pengelola Masjid. Jadi jika ingin mencoba wisata rohani di bulan Ramadhan yang berpahala, tak ada salahnya anda mecoba berbuka puasa di berbagai Masjid yang ada di kota Medan. (/@agoezperdana-2012)

Komentar Via Facebook

3 thoughts on “Merasakan Eksotisme Berbuka Puasa Di Masjid

  1. Joko Almady berkata:

    Sangat menarik brother,,,

    Ternyata dengan datangnya bulan ramadhan ini,,, membawa berkah dan rezeki yang teramat besar bagi kita yang ‘no-gengsi’, terutama buat anak kos seperti saya… 🙂

    Buka puasa keliling mesjid medan,… wkwkwkw

    1. agoezperdana berkata:

      @Joko : naseb anak kost, berbuka puasa di masjid? hehehehe…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *
Email *
Website