Home » PRESS ROOM » Agoez Perdana : ‘Citizen Journalism’ Bukan Ancaman

Agoez Perdana : ‘Citizen Journalism’ Bukan Ancaman

[waspada.co.id] Perkembangan Citizen Journalism (jurnalisme warga) melalui beragam media seperti blog dan jejaring sosial (social networking) sempat dikhawatirkan akan ‘mengancam’ keberadaan media baik cetak maupun elektronik.

Namun kekhawatiran ini dibantah oleh anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan, Agoez Perdana. “Citizen journalism bukan merupakan ancaman bagi media, karena jurnalisme warga kebanyakan opini,” terangnya kepada Waspada Online hari ini (19/2/2011)

Jurnalisme warga, ujar Agoez, bisa siapa saja dan bebas berekspresi melalui tulisannya. Padahal, lanjut Agoez, seorang jurnalis harus mengedepankan fakta dalam pemberitaannya dan menghilangkan opini sehingga karya jurnalistik tersebut dapat dipercaya.

“Karya jurnalistik itu berbeda dengan karya jurnalisme warga, selain terdapat nilai-nilai berita, karya jurnalistik memberikan informasi sesuai fakta dan kebenaran yang ada,” jelasnya.

Agoez menuturkan citizen journalism kebanyakan berupa kritikan yang menghakimi para politisi atau penguasa terkait isu yang sedang terjadi. Sedangkan seorang jurnalis menyampaikan apa yang sedang dan sudah terjadi kepada khalayak.

Menurut Agoez, jurnalis saat ini merupakan profesi yang mengedepankan idealisme dan loyalitas dalam menyampaikan informasi kepada rakyat. Berbeda dengan citizen journalism yang kebanyakan belum mengenal betul kode etik jurnalistik.

“Hal ini kembali kita pulangkan kepada masyarakat, apakah lebih percaya terhadap citizen journalism atau informasi yang ditayangkan atau dimuat media resmi, namun saya pikir masyarakat sekarang cukup bijak dalam memilih,” tuturnya.

sumber : waspada.co.id

Komentar Via Facebook

2 thoughts on “Agoez Perdana : ‘Citizen Journalism’ Bukan Ancaman

  1. Lucas berkata:

    aku sebenarnya ingin beljaar lewat buku, tapi aku blm nemu bukunya, mau pinjam juga malu sebab aku skarang lagi magang di sebuah tabloid,tapi aku sama sekali gak ngerti ilmu jurnalistik, makanya dengan ikut beljaar lewat internet ini aqu berharap bisa tahu dunia tulis-menulis apa aku bsa langsung mendaftar? trus gratis apa bayar?

    1. Klaudia berkata:

      sayang saya telat mengetahui tntaneg sekolah ini. padahal saya butuh banget beljr jurnalistik. saya seorang peneliti yang ingin membagi hasil penelitian dengan tulisan yang lebih mudah diterima masyarakat (tidak terlalu mengandung bahasa ilmiah) bisa tolong saya. atau kapan lagi sekolah seperti ini dibuka ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *
Email *
Website