Home » PRESS ROOM » Agoez Perdana : Radio Is My Life!

Agoez Perdana : Radio Is My Life!

[Medan Bisnis] Radio broadcaster merupakan istilah untuk orang-orang yang bekerja di industri penyiaran Radio.Terjun ke dunia Radio menjadi kesenangan tersendiri bagi penikmatnya. Hal ini juga yang berlaku bagi Agoez Perdana, pria bertubuh tinggi ini sudah menjadi seorang Radio broadcaster sudah hampir 12 tahun. “Terjun ke dunia radio sebenarnya gak sengaja karena dulu ngelamar kerja kesana kemari tapi gak diterima. Akhirnya, waktu itu coba-coba melamar untuk jadi penyiar radio di sebuah radio swasta di kota Medan, eh ternyata diterima!” katanya kepada MedanBisnis, Minggu (8/9/2013).

Saat ini, Agoez sehari-harinya bekerja sebagai broadcaster di Radio Delta FM Medan, sebagai Program Director & Operation Manager. Pada tahun 2010, bergabung dengan Aliansi Jurnalis Independen dan membuatnya menjadi salah satu Jurnalis radio yang cukup diperhitungkan sepak terjangnya.

“Selama bekerja di dunia radio banyak pengalaman yang sudah saya peroleh, misalnya saat pertama kali siaran malah terdiam dan tak keluar sepatah kata pun dari mulut padahal posisi mic sudah onair, Tapi pengalaman itu membuat saya tak patah semangat dan terus belajar mengasah kemampuan, asyiknya bekerja di dunia radio terutama kita bisa memiliki banyak teman selain ilmu di bidang penyiaran itu sendiri,”ujarnya.

Agoez mengatakan, di dunia radio tersedia segala bidang spesialisasi pekerjaan sesuai dengan minat kita, misalnya: penyiar, produser, reporter, voice talent, script writer, traffic, produksi, teknisi, promosi; bahkan industri radio juga memiliki pekerjaan untuk bidang akunting, keuangan, administrasi, dsb. Semua bidang jurusan sebenarnya bisa bekerja di industri radio, karena radio tidak hanya sekedar memutar lagu namun juga ada manajemen perusahaannya.

Syarat jika ingin terjun ke dunia radio? Kreatif, berwawasan luas, lebih baik kalau punya suara khas, serta paling penting memiliki good attitude dan disiplin. Soal penghasilan, relatif yah kalau menurut saya. Dulu, stigma di masyarakat kalau bekerja di radio itu sebenarnya tidak bekerja dalam artian sebenarnya, hanya bekerja main-main saja.

“Menurut saya, stigma itu tidak benar. Kalau kita mau serius sungguh-sungguh bekerja di bidang apapun, pastilah akan menghasilkan. Di industri radio juga tersedia jabatan-jabatan di level manager, director, dan top level management lainnya yang penghasilannya cukup lumayanlah,” jelasnya.

Dia megatakan, selain sehari-hari menjadi radio broadcaster ia juga sering mengisi acara-acara pelatihan, seminar, maupun diskusi baik sebagai host atau pembicaranya. Paling sering adalah yang berhubungan dengan dunia jurnalistik, social media, serta teknologi informasi, dan komunikasi.

“Saya sendiri sudah lupa sudah pernah tampil jadi pembicara dimana saja, tapi beberapa yang tak terlupakan misalnya, ketika saya menjadi trainer Internet dan PowerPoint untuk guru-guru yang cara menghidupkan komputer saja tidak tahu, tapi syukurlah, mereka dengan semangat belajar yang tinggi bisa cepat belajar.

Kini guru-guru itu telah melek IT dan bahkan kalau dulu mengajar pakai kapur dan papan tulis, kini mereka sudah mampu mengajar di kelas menggunakan slide presentasi,”ucapnya.

Namun, yang cukup paling berkesan adalah ketika menjadi pembicara mewakili Indonesia, di ajang seminar kewartawanan IMT-GT 2013 yang di adakan Malaysia.

Selain saya, ada juga pembicara dari Thailand, dan Malaysia sendiri. Rasanya berbicara di depan forum internasional semacam itu membawa kebanggaan semangat nasionalisme tersendiri apalagi membawa nama Indonesia, tutup Agoez.

sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2013/09/12/50178/agoez_perdana_radio_is_my_life/#.UqGwTCfwAcE

Komentar Via Facebook

4 thoughts on “Agoez Perdana : Radio Is My Life!

  1. Ananta Bangun berkata:

    You have found your best passion, buddy. 🙂

    1. Agoez Perdana berkata:

      Terima kasih atas dukungan kam pal, huehehe..

  2. Wahyu Blahe berkata:

    Yang ku komentari disini adalah, avatar gambarnya keren kali, cak agak dikasih tau dulu nomor kontak karitaturnya, agak harga2 kawan dulu, 50ribu gitu lah ya ya ya..

    1. Agoez Perdana berkata:

      Oh iya, itu kawan yang buatin.. Si Vinsensius Sitepu, kenal ente kan? hehehe..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *
Email *
Website